Search

Vee Asmoro

funny, witty, and exciting life of me

Bunda sebagai Agen Perubahan_NHW#9

Minggu ini adalah minggu terakhir dari Materi Matrikulasi. Dalam 9 minggu ini kami ditempa untuk mengenal diri sendiri dan talent apa yang masing-masing individu miliki.

Berikut adalah Ide Sosial berdasarkan hobby yang saya miliki. Ide ini muncul karena melihat potensi atau kesempatan-kesempatan yang terjadi namun belum dimanfaatkan secara maksimal utk dikembangkan. Ketertarikan saya dalam belajar berorganisasi agar dapat bermanfaat dalam masyarakat.

Screen Shot 2018-03-27 at 4.04.16 PM

#matrikulasibatch5

#IIPasia

#bundasebagaiagenperubahan

#syantiksepanjangmasa

#NHW_9

🇸🇬 March 24th 2018

Advertisements

MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS_NHW8

a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)

Melihat kebelakang dalam Ranah aktivitas saya di kuadran SUKA dan BISA adalah

Serving!Saya suka sekali berkumpul, berbagi informasi dan melakukan sebuah kegiatan bersama-sama. Dimana didalamnya saya bisa menularkan talent positivity dan Belief kepada setiap anggota.

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini

1. Kita Ingin menjadi apa?

Saya ingin menjadi key person didlm komunitas yg saya gandrungi. Secara aktif terlibat dlm acara-acara komunitas.

2. Kita ingin melakukan apa (DO)

Hadir pada tiap-tiap acara, berdiskusi dengan Chairman dan anggota senior mengenai rencana jangka panjang. Mencari referensi program2 yg dpt diadaptasi oleh sekolah.

Seperti saat ini saya terlibat dalam CHIJ Mum’s Club dan Komite Sekolah SIS. Di Mum’s Club saya maksimalkan utk menjadi volunteer dlm program sekolah.

Pada Komite Sekolah saya sebagai Sie Kegiatan.

3. Kita ingin memiliki apa (HAVE)

Ke Depannya saya ingin memiliki sebuah komunitas yang didalamnya terdapat orang2 yg ahli dibidangnya utk bisa menshare ilmunya untuk member komunitas. Mulai dari teman terdekat.

Selain itu saya ingin mempelajari Ilmu berbicara didepan public.

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:

1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

Kehidupan yg seimbang antara keluarga dan komunitas. Dimana keluarga ttp menjadi prioritas utama dan saya pun tetap bisa mengembangkan diri.

2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)

Untuk kurun waktu 5-10 saya belum mempunyai rencana apa-apa dan lebih fokus pada rencana Jangka Pendek

3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

Dalam kurun waktu satu tahun ini saya ingin mengiatkan kegiatan untuk anak-anak disekolah. Memajukan mereka agar lebih dikenal oleh sekolah-sekolah lokal. Dan menambah aktivitas untuk mengg rakkan Ibu-ibu Wali murid. Selain itu memantapkan diri pada kegiatan belajar yang sedang saya dalami.

Menjadi Assisten Guru yg bersertifikat. Insyallah

🇭🇰 March 19th 2018

#IIPbatch5

#NHW8

#misihidupdanproduktivitas

Menuju Tahapan Bunda Produktif_NHW#7

Beberapa bulan silam saya mengikuti sebuah TMA ( Talent Mapping Assesment) yang pandu oleh Mba Rima Papuntungan. Dan hasilnya bener2 mengejutkan, karena karakter yang selama ini saya pikir kok begini adalah sebuah talent. Misalnya saja ketika saya berada dlm sebuah komunitas atau rumpi2an santai, saya selalu melemparkan guyonan atau suatu obrolan yang menjadi pencair suasana.

Pernah juga mikir, pengen jadi team serius gitu sekali-kali atau diam aja menikmati isi obrolan. tapi gak bisa dan ga pernah bisa.. ternyata hasil TMA ini keluar, baru deh ketauan kalau talent saya ini. Selain itu TMA ini membantu saya untuk menentukan aktivitas-aktivitas yang perlu saya dalami dan yang tidak.

Hasil assessment benar benar menunjukkan potensi yg saya miliki selama ini hanya saja saya ga menyadarinya. Life is full of secret, is it?!

Nah! Selama ini saya emang bener suka banget ama membantu orang lain dan demen banget kalau bikin acara.. ternyata ini memang potensi terbesar selain positivity yg artinya penebar keceriaan..

Conclusion memang TMA ga akan bo’ong yaaaa 😄😄

🇸🇬 March, 12nd 2018

#NHW7

#menujutahapanbundaproduktif

#matrikulasibatch5

BELAJAR MENJADI MANAGER KELUARGA HANDAL_NHW#6

Buat yang bercita-cita menjadi Manager dikantor dan kemudian lagi meniti karier trus keburu resign, gak usah sedih. Karena begitu menjadi Ibu Rumahtangga kita menjadi Manager yang sesungguhnya..
Sehari-hari kita melakukan ritual atau aktivitas yg sama, kadang malah berfikir ini de-javu dari kejadian yg pernah terjadi. tapi tentu aja Everyday is a new day jadi there’s no such a thing like De Javu.
Buat saya aktivitas yang paling penting dirumah adalah :
🔹Menyiapkan anak-anak ke Sekolah,
🔹Menyiapkan diri menerima Ilmu
🔹Ngobrol dengan suami sambil….
Ada ga aktivitas ga penting? Gak ada, walau scrolling medsos dan chatting sering ngabisin waktu tapi itu penting juga, karena kita bisa tetep updated dgn berita sekitar, misalnya.. hahaha.. media sosial terkadang juga bisa menghilangkan kejenuhan. Ya kaaaaaann!!
Sebelumnya saya tidak punya jadwal tertulis runut kegiatan dirumah, tapi sebagai ebu-ebu pasti udh kebayang-bayang tugas esok hari didinding kamar sebelum tidur.. kudu apa kudu apa. Mungkin Kalau dijabarkan kira-kira jadwal saya seperti ini:
🌦Pagi :
5.30 – 7.00 Subuh, menyiapkan anak- anak sekolah.
07.00 – 7.30 Antar Sekolah sekalian lari pagi atau cycling 🚴‍♂️
7.30 – 8.30 Kerjaan Domestik
8.30 – 9.00 Bersiap-siap berangkat
9.00 – 12.30 Aktivitas Dinamis ( Belajar, Tahsin, Photography, Talaqi)
☀️ Siang :
12.30 – 13.15 Meneruskan Pekerjaan Domestik
13.15 – 13.45 Jemput Sekolah
13.45 – 15.00 Breaktime ( anak2 nonton TV, tiduran)
15.00 – 18.00 Aktivitas Dinamis (Masak) membersamai anak-anak. (Cek PR2 sekolah)
🌒 Malam :
18.00 – 19.00 Me-review tugas pribadi
19.00 – 20.00 Ibadah Maghrib dan mengaji
20.00 – 21.00 Sholat Isya, bersiap untuk nidurin anak-anak
22.00 – 23.00 Scrolling Media Social
23.00 – Pillow Talk smp ketiduran
Beginilah lyfe ebu-ebu di Singapore, bisa punya me time kalau anak-anak sekolah. Tapi sesungguhnya kehidupan disini memang keras karena ga ada yang bantu dan ga ada mamang-mamang tukang dagang makanan mangkal dipengkolan.

#NHW_6

#belajar menjadi manager keluarga handal

#IIPASIA

#Matrikulasibatch5

🇸🇬 March, 3rd 2018

Belajar caranya Belajar_NHW#5

Apa sik itu Belajar?

Menurut kamus Besar Bahasa Indonesia :

bel·a·jar v1 berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu: adik ~ membaca; 2 berlatih: ia sedang ~ mengetik; murid-murid itu sedang ~ karate; 3 berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman;~ jarak jauhDik cara belajar-mengajar yang menggunakan media televisi, radio, kaset, modul, dan sebagainya, pengajar dan pelajar tidak bertatap muka langsung; ~ tuntasDik pendidikan (pengajaran) yang dilakukan secara menyeluruh hingga siswa berhasil;

Nah Jadi Belajar Cara Belajar adalah Belajar bagaimana memperoleh Kepandaian atau Ilmu.

Ihhh ini kaya mau nulis skripsi aja aahh formil bangeeettss…

Tapi yaaaaa, ada pribahasa yang bilang tuntutlah Ilmu sampai Negeri Cina… eh sekarang malah Cina kaya expansi ke Negara kita, trus mendatangkan tenaga kerjanya, trus apa kabar calon MRT yang akan mengunakan kereta China… lowh lowh lowh kok malah bias… mari kita kembali ke topik semula.. Jadi maksudnya kita belajar tak mengenal usia, batasan, status sosial dan ekonomi karena belajar bisa dengan cara apapun, bagaimanapun. Belajar tidak selalu harus dibangku sekolah, kelas, universitas, belajar bisa dimana saja..

Berkaitan dengan Design Pembelajaran, untuk lebih bisa memahami cara kerjanya bisa dirunut dari :

Apakah Design Pembelajaran?

Design Pembelajaran menurut saya adalah metode yg biasa saya terapkan saat belajar memahami ilmu baru.

Bagaimana strategi Design Pembelajaran?

Frankly speaking, saya bukan typical orang yg suka membaca buku.. buku dengan content bahasa yg kurang menarik bikin saya mengantuk. Tertarik membaca buku karena memang ada yg diperlukan.. misalnya membantu anak-anak belajar. Atau saat saya menghadapi ujian.

Saya lebih suka dengan mendengarkan langsung kemudian mencatat, atau mencari via media2 atau membaca referensi- referensi. Melihat secara langsung membantu saya lebih mudah mengingatnya. Saya juga paling suka berdiskusi, karena dengan diskusi ada banyak rasa keingintahuan timbul terhadap suatu masalah.

Mengapa perlu menciptakan Design Pembelajaran?

Buat saya mempunyai sebuah Design Pembelajaran membantu kita berkomitmen mencapai tujuan dari ilmu yang kita sedang pelajari.

Siapa saja yg bisa membuatnya?

Sebenarnya masing-masing individual sudah menciptakan Patterns yg sudah dikenali dirinya sendiri hanya saja kita ga sadar sampai dipertemukan pada NHW #5 ini (hahahahahhha).. bayangkan diluar sana masih banyak ebu-ebu muda yg belom terangkut program IIP karena keterbatasan SDA. Jadi kebayang yaa ada berapa banyak org yg belum mengerti Design pembelajaran bagi dirinya sendiri. Eh saya juga deh, masi meraba-raba 😆

Kapan bisa menerapkan ini?

Kapan saja, karena ini ilmu kehidupan kok, bukan hanya dipake untuk ilmu yang bersifat akademik, namun digunakan pada tiap lini kehidupan (((((( sedaaaaaappp )))))).

Dimana Design Pembelajaran ini didapatkan?

Experiences is the best teacher. Selama kita masih bernafas maka selama itu kita masih terus belajar, belajar menjadi lebih baik. Maka kalau ada pertanyaan dimana mendapatkannya, dalam pengalaman-lah kita bisa menemukannya.

Setuju?

Yang ga setuju boleh komen kasih masukan kok..

Which one is the best?

Everyone has their own preferences to do their methode..

yang salah itu yang ga mau belajar. . .

Salam Pramuka,

#NHW_5

#belajarcarabelajar

#IIPASIA

#Matrikulasibatch5

🇸🇬 Feb, 26th 2018

Bismillahirrahmanirrahim..

Minggu ke 4 beban tulisan semakin berat dan berbobot.. Berat karena harus berpikir lebih keras, berbobot karena bisa menuntun kearah hidup yang lebih berkualitas.

(((((( AAMIIN )))))))

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

Menginjak minggu ke 3 sejak tulisan NHW#1 diluncurkan, hingga saat ini belum ada keinginan berubah haluan, jadi mendidik anak berbasil ilmu Al-Quran ini sangat penting untuk saya, karena didalamnya ada banyak rahasia ayat-ayat Al-Quran yang dapat menuntun untuk mendidik secara islami.

Namun ada beberapa yang ingin ditambah.. saya ingin dapat berperan lebih banyak dalam masyarakat. Terutama dengan lingkungan sekitar. Ilmu beradaptasi dan mengembangkan diri.

b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

Alhamdulillah beberapa dari Checklist sudah terlaksana, namun beberapa point masih dalam tahap mencoba untuk konsisten. Mengapa? karena kadang terbentur dengan waktu dan kondisi saat itu. namun akan coba terus diperbaiki.

c. Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Pada Nice Homework yang ke #3 saya masih bertanya-tanya mengapa Alloh menciptakan saya dibumi ini.. maka saya mencoba menarik benang merah pada talent yang saya miliki berikan tanpa saya sadari sebelumnya.

Saya senang sekali berinteraksi dengan banyak orang, sangat suka apabila ada yang meminta bantuan saya. Bahkan hanya dengan melihat gelagat, saya langsung tergerak. ada semacam kepuasan pribadi kalau bisa membantu. Kemudian biasanya apabila sedang berkumpul dengan teman-teman saya suka sekali menciptakan suasana ceria. Bagi saya bertemu dengan teman dapat melepaskan hormon endrophines.. yang insyallah bisa menjadi penyemangat sepanjang hari.

Misi Hidup saya : Berbagi keceriaan kepada orang lain

Bidang                 : Sosial

Peran                   : Supporter, motivator, middle-man, advicer.

d. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.

Yang pertama adalah Ilmu komunikasi, walau ini sudah saya pelajari dibangku kuliah tetapi perlu adanya peningkatan.. ilmu komunikasi ini tidak hanya untuk orang lain, tapi harus bisa juga diterapkan pada anak-anak. Kemudian Ilmu yang kedua ada Ilmu Bahasa. Singapore terkenal dengan multi racial, tetapi saya hanya akan lebih mendalam pada Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Kenapa Bahasa Arab, karena sebelum membangun Habluminannas, Habluminallah nya kudu cakep.. biar bisa jalan beriringan walau ga bergandengan tangan. Last not least adalah Ilmu Psikologi, ilmu ini menghindari kita dari profesi Dukun, Paranormal atau semacamnya yang suka menebak2 karakter orang.

e. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Biarpun sudah se-dewasa ini baru ngeh membuat milestone, namun tak ada yg tak bisa selama hayat masih dikandung badan.

KM 0 – KM 1 : mulai mensortir ilmu-ilmu yang diperlukan untuk memulai perjalanan.

KM 1 – KM 2 : Mempelajari Ilmu- ilmu tersebut secara online dan offline

KM 2- KM 3 : Mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

KM 4 – KM 5 : mencari generasi- generasi baru untuk diturunkan ilmu yg sudah didapat agar ada legacy yg bermanfaat.

f. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

Waktu-waktu untuk belajar memang belum spesifik didlm NHW #2. Jadi dari waktu saya selama 5 hari , 3 hari dlm seminggu selama 3 jam saya pergunakan untuk mendapatkan ilmu. Kemudian 1 hari untuk bersosialisasi atau ngumpul bareng teman, dan 1 harinya yg lain khusus untuk mendalami hobby.

g. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal memang diperlukan repetitions. Komitmen dan disiplin pada waktu yg sdh disusun menjadi kunci agar bisa menjalani biar seimbang. Walaupun milestone dari 0 seperti slogan Pertamina namun semangat untuk menjalankannya sudah seperti di KM 5.

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5)

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS.Al-Insyirah: 6)

#NHW_4

#mendidikdengankekuatanfitrah

#IIPASIA

#Matrikulasibatch5

Membangun Peradaban Dari Dalam Rumah_NWH#3

Bukan kali pertama bagi saya untuk menulis surat cinta untuk suami.. dulu semasa kami pacaran, beberapa kali surat cinta melayang untuknya… dan masih tersimpan aman hingga saat ini..

Mungkin sekarang aga “akward” untuk menulis surat cinta kembali, karena ada banyak masa kami berbicara melalui kebathinan dan perhatian yang lebih intim. Sejalan dengan waktu terkadang ada kata-kata yg ingin diungkapkan namun sungkan untuk berbicara secara langsung, mungkin melalui tulisan bisa menjadi perantara untuk mengutarakan isi hati. Karena itu saya tertantangan menulis Surat Cinta untuk Sang Kekasih.

Tak banyak kata-kata yang keluar dari bibirnya, namun Suprised banget dengan responnya suami setelah membaca surat cinta, dia memberikan saya sebuah Iphone keluaran terbaru..

Alhamdulillah…

Berbicara soal anak-anak takkan ada habisnya. Benar kata Ibu Septi, bahwa setiap anak itu unik dan berbeda.. kitalah-orangtua yang menyeragamkannya.. dan saya baru memahami kata-kata itu sekarang! Padahal mereka bisa berprestasi dengan kelebihannya, hanya saja potensi kekuatanya masih menjadi teka-teki. Sebagai seorang Bunda, tanpa melihat, saya sudah mengetahui apa yang menjadi strength anak-anak saya.

Putri yang pertama, Launa 9thn senang sekali pada dunia seni.. dia suka menyanyi, menari, bermain musik dan art &craft. Dia menyukai hal-hal yang bersifat menantang, seperti adventure, camping, menaiki wahana yang mendebarkan.

Berbeda dengan sang kaka, adiknya, Jyojo 7thn, walau suka mencopy kakanya tapi tidak berlangsung lama, baginya hidup itu dinamis.. dia menyukai perubahan yang cepat. Namun darah seni dari ayahnya tetap ada. Dia suka menggambar! yang menurun dari saya padanya adalah Jiwa REBEL hahahha.. Baginya agar mendapat kebahagian, hidup harus berbagi, karena itu dia memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Berbicara mengenai melihat potensi diri sendiri, jadi ingat beberapa waktu lalu sempat konsultasi dengan Mba Rima, salah seorang pakar Talent Mapping. Dari hasil assement salah satu kekuatan potensial saya adalah Serving..

Menjadi seorang Istri dan Ibu, membutuhkan modal ini lebih dari apapun.. Beruntung saya yang memiliki kekuatan potensial ini sebagai bakat alami. Dulu saya pernah bercita-cita ingin resign dan mengabdikan diri untuk keluarga.. namun timmingnya belum tepat saat itu. Bagaikan doa yg dijawab oleh Alloh, Suami mendapatkan tawaran kerja overseas. Disaat itulah saya berfikir inilah saat yg ditunggu-tunggu. Waktunya memberikan yang terbaik untuk keluarga. Masalah ga hobby masak, terselesaikan dengan adanya food delivery AMAN!

Tinggal di Singapore dengan berbagai ras didalamnya, membuat kami lebih bertoleransi dengan adanya perbedaan.. namun interaksi dilingkungan kecil sekali karena orang-orang disini lebih Individual. Belum banyak yang bisa kami lakukan untuk lingkungan, sampai tahap ini masih menjadi pertanyaan mengapa keluarga kami dihadirkan disini..

#NHW_2

#Membangunperadabandarirumah

#komunitas IIP

#Matrikulasibatch5

Surat Cinta untuk Sang Kekasih

Dear Suamiku tersayang..

Counting days to our 10th years Anniversary.. what would i be if i were not with you today.

Your patience always lead me ahead.

Your love always light me up..

I surrendered in the name of love.

Bersamamu kita menjadi Tim dalam membesarkan anak-anak.. membantu mereka mewujudkan cita-cita mereka… bukan cita-cita kita..

Dengan Cinta-mu.. membantuku memberikan mereka kasih sayang yang tulus..tanpa pamrih..

Kamu menjadi penyeimbang diriku..

saat aku marah, kamu merendam..

saat aku dalam kelelahan kamu menjadi penghibur..

kamu adalah gudang pengetahuan bagi aku yang fakir ilmu..

kamu membantuku melihat dari sisi lain.. sudut pandang yang berbeda.. yang membuatku melihat lebih baik…

Gurat-gurat halus dikening dan malam-malam panjang terjaga hingga pagi hari adalah bukti kamu ingin membahagiakan aku dan anak-anak..

Untuk semua yang kamu lakukan,

Terimakasih cintaku…

Aku selalu berdoa kepada Sang Penguasa Semesta agar kita selalu bersama didunia ini dan kembali dipertemukan nanti di Surga..

Aamiin

♥️♥️

Menjadi Ibu Profesional Kebanggan Keluarga_NWH#2

Suer saya ngaku tugas kedua ini bikin baca perintah tugasnya berkali-kali, mencoba menelaah maksudnya, biar nyambung sama tulisan. Ini jelas ga bisa mengarang indah atau ngebet sama om Google..

Bismillah…

kalau bicara indikator profesionalisme Perempuan sebagai Individu, saat usia kepala 20-an Panjaaaaaaaaang banget listnya.. kudu begini kudu begitu..

hmm tp karena sekarang udah lebih mature (bukan tua ya) 🤣, lebih menjejak pada realita kehidupan, maka sebagai Individual saya harus meningkatkan keahlian dan berharap kelak keahlian ini bisa menjadikan saya bermanfaat bagi orang sekitar daaaaaaaannnn mendatangkan income hehehe..

Beberapa hal yang mau saya lakukan dan tingkatkan adalah :

  1. Meningkatkan Ibadah, terutama sholat Tahajud. walau sudah sangat sadar pentingnya sholat ini, acapkali rasa malas bangun selalu menggoda. Target 1bulan tanpa absent kecual Udzur Syar’i.
  2. Baca Al quran setiap selese sholat sebanyak 1 A’in, Target selama 1bulan
  3. Muro’jaah ayat pilihan, 1 ayat setiap hari selama 1 bulan.
  4. Belajar seminggu 2x selama 1 Tahun.
  5. Belajar Photography seminggu 1x, target 6bulan.

Kalau Indikator sebagai Istri.. hmm.. karena suami gak pernah komplen jadi sepertinya aman -aman aja. tapi sebagai istri yang baik, saya harus sadar diri bahwa kesempurnaan hanya milik Alloh SWT.. (((Pastinya)))

  1. Bangun lebih awal daripada suami. yakni jam 5.30, Target selama 1bulan.
  2. Memasak! kalau ada kerjaan domestik yg paling ingin dihindari, Memasak inilah jawabannya… hahaha tapi tetap mengusahakan minimal seminggu sekali, biar seperti istri idaman.
  3. Mengajari suami mengaji. Naaaaaahhhh ini kayanya memang harus dipasang target bulan February ini untuk dimulai. waktunya sehari sekali durasi 30menit. tidak ada timebond, harus konsisten menjalankannya.

Terakhir, Indikator sebagai Ibu yang menurut saya aga berat, hahhahha….  karena saya sering kali tidak bisa menahan marah dan ngomel-ngomel. Dan inilah hasil dari survey pada  anak-anak dengan target 1bulan, bahwa saya haruuuuuuuuus :

  1. Tidak cemberut setiap hari
  2. selalu tersenyum setiap hari
  3. selalu tertawa setiap kali ada cerita lucu dari anak-anak
  4. Tidak main HP terus menerus ( mungkin mksdnya ga pegang hapee yaa.. gimana donk ini kaya nempel ditangan 🤪)
  5. Selalu main bersama anak-anak, main kelitikan
  6. berenang bersama anak-anak, based on request.
  7. Menyanyi bersama-sama, setiap saat
  8. Menemani tidur kemudian peluk dan cium, tiap malam. (padahal tiap malam juga begini)
  9. Menggiatkan untuk menabung setiap hari
  10. Mengaji setiap hari setelah sholat maghrib, sehari sekali.

Indikator- indikator ini semoga bisa dijalani dengan istiqomah, konsisten, persistence sehingga Goal Bahagia semua masuk Syurga terpenuhi..

Aaamiiin!

#NHW2
#MENJADIIBUPROFESIONALKEBANGGAANKELUARGA
#MATRIKULASI BATCH #5
#INSTITUTIBUPROFESIONAL

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑